Langsung ke konten utama

Perbedaan MCB dan Fuse

       


    Ada alat proteksi lain untuk memutus arus listrik saat terjadi gangguan selain MCB yaitu sikring (Fuse atau pengaman lebur). Pada prinsipnya kedua alat ini adalah melindungi rangkaian listrik dari arus beban lebih dan hubung singkat.

Pada fuse, bila terjadi gangguna dan fuse bekerja maka fuse tersebut tidak dapat digunakan lagi, karena sifatnya adalah pengaman lebur dimana kawat pengaman pada fuse akan putus.

Sedangkan MCB bisa digunakan lagi dengan cara switch "on" kembali. Walaupun ada juga tipe sektring yang bisa digunakan lagi dengan cara menekan tombol untuk switch "on" seperti MCB, tapi secara umum tipe fuse yang digunakan adalah bersifat lebur dan memerlukan penggantian.

Dalam kondisi tertentu dimana kesalahan kerja MCB saat terjadi hubung singkat tidak bisa ditolerir, maka pemasangan fuse akan lebih aman sebagai alat proteksi. Karena sifat fuse yang langsung lebur saat terjadi gangguan. Ada juga yang memasang fuse bersama MCB untuk memastikan sistem proteksi lebih baik lagi.

Dalam segi harga, MCB lebih mahal dibandingkan dengan fuse. Hal ini dikarenaka secara konstruksi MCB lebih kompleks dibandingkan fuse.

Jadi, MCB adalah proteksi yang sangat penting bagi suatu instalasi listrik dan karena itu wajib terpasang. Tidak benar jika menganggap MCB hanya aksesoris dan tidak wajib dipasang. Kualitasnya pun harus diperhatikan.

Komentar