Kita mengetahui bahwa sambaran petir dapat menyebabkan berbagai kerusakan terhadap Barang Elektronik maupun peralatan listrik lainnya yang ada di rumah kita, dan tentunya kita semua tidak menginginkan hal ini terjadi, Pertanyaannya adalah "Bagaimana cara yang tepat dan efektif untuk mecegah agar barang-barang Elektronik maupun berbagai perangkat listrik yang ada di rumah tidak mengalami kerusakan akibay terkena sambaran petir?"
Untuk lebih memahami bagaimana Cara Mencegah terjadinya kerusakan alat Elektronik maupun peralatan listrik lainnya yang ada di rumah kita saat terjadi petir, maka kita harus mengetahui terlebih dahulu apa itu Petir, jenis-jenis petir, dan apa sebenarnya yang terjadi saat adanya sambaran petir sehingga dapat menyebabkan kerusakan peralatan listrik atau barang elektronik di rumah-rumah.
Apa itu Petir?
Petir atau biasa juga disebut Kilat atau Halilintar, adalah suatu gejala alam yang biasa terjadi saat akan turun hujan, dan petir dapat menimbulkan energi listrik yang sangat besar bahkan bisa mencapai jutaan Colt.
Bagaimana Proses terjadinya Petir?
Petir dapat menghasilkan Energi listrik yang sangat besar dan terjadi karena adanya pergerakan awan-awan sehingga menyebabkan terjadinya Pergesekan antara dua lempengan, baik terhadap awan dengan awan maupun pergesekan awan denga bumi, yang memiliki perbedaan muatan atau nilai potensial yang berbeda, sehingga menghasilkan Tegangan Listrik ("tegangan Listrik ada karena adanya Perbedaan Potensial")
Jenis-jenis Sambaran Petir
Secara umum, Sambaran Petir terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :
1. Sambaran Petir Langsung
Sambaran Petir Langsung adalah ketika petir yang memiliki tegangan sangat tinggi langsung menyambar berbagai benda seperti peralatan listrik dan perangkat elektronik di rumah ataupun Sambaran petir langsung menyambar kabel-kabel yang terpasang di sekitar rumah, seperti misalnya kabel antena, Telepon, CCTV, Kabel jaringa, atau kabel lainnya yang tersambung ke dalam rumah, dan hal ini akan menyebabkan lonjakan tegangan listrik yang mengalir melalui kabel tersebut menuju berbagai peralatan listrik atau elektronik yang posisinya masih tersambung, sehingga akan menyebabkan kerusakan.
Kerusakan akibat sambaran petir langsung ini, akan lebih mudah dikenali, karena dampak kerusakan yang diakibatkannya lebih parah, bahkan dapat menyebabkan ledakan dan kebakaran.
2. Sambaran Petir tidak langsung
Sambaran Petir Tidak Langsung adalah ketika terjadi sambaran petir yang menyambar ke berbagai arah, ke udara, ke tanah/bumi dan sebagainya, namun tidak langsung menyambar pada benda-benda yang ada, seperti bangunan kabel-kabel, Perangkat elektronik atau peralatan listrik lainnya.
Meskipun tidak menyambar secara langsung, namun sambaran petir tersebut akan menghasilkan induksi listrik dan akan mengalir melalui kabel antena, kabel jaringan, Tanah, Bangunan, kabel grounding yang buruk, dan sebagainya , dan aliran induksi listrik dari sambaran petir tidak langsung ini akan mengakibatkan lonjakan tegangan listrik, dan akan mengalir menuju ke berbagai perangkat listrik dan elektronik yang kondisinya berbagai kerusakan, khususnya pada perangkat eletronik yang cukup sensitif terhadap adanya lonjakan tegangan.
Kenapa sambaran petir bisa mengalir melalui Kabel Grounding (Arde)
Jika Grounding yang terpasang sudah memenuhi standar nilai tahanan <5 Ohm (lebih baik lagi jika bisa dicapai resistansi pertahanan <2Ohm, untuk proteksi yang lebih sensitif tentunya sambaran petir tersebut akan di alirkan dan di netralkan ke bumi, sehingga perangkar elektronik di rumah dapat terproteksi dari kerusakan akibat sambaran petir. Namun jika Grounding yang terpasang tidak memenuhi standar maka sambaran petir akan lebih dulu mengalir ke berbagai perangkar listrik dan elektronik di rumah dan dapat menyebabkan kerusakan, sebelum sempat dinetralisir oleh grounding yang ada.
Cara Mencegah Kerusakan Peralatan Elektronik di rumah saat terjadi Petir
1. Memasang Grounding yang baik
Salah satu cara untuk Mencegah terjadinya kerusakan berbagai peralatan listrik atau barang elektronik, maka pastikan instalasi listrik di rumah telah dipasang Grounding (Arde) dan sesuai standar Pemasangan Grounding yang baik dan benar.
2. Mencabut Colokan (Steker) dari Stopkontak
Saat terjadi petir, lepaskan / cabut seluruh colokan (steker) alat listrik dan elektronik yang ada di rumah anda dari lubang stop kontaknya, dan sebisa mungkin pastikan juga seluruh saklar-saklar lampu dalam posisi Off.
3. Melepaskan Kabel yang masih terhubung ke perangkat elektronik di rumah
Selain mencabut seluruh Colokan (Steker), Cabut / Lepaskan juga kabel-kabel lainnya yang posisi terpasangnya berasal dari luar rumah dan terhubung ke berbagai peranglat listrik dan elektronik yang ada di rumah, seperti misalnya kabel antena parabola, antena Uhf, Penguat sinyal, Kabel telepon, Kabel CCTV, atau kabel lainnya.
4. Memasang Surge Arrester
Untuk Proteksi peralatan elektronik yang cukup sesitif terhadap lonjakan tegangan listrik, seperti Komputer lonjakan tegangan listrik, seperti komputer, laptop, dan sebagainya, sebaiknya lengkapi Stop kontak dengan alat proteksi Surge Arrester.
5. Memasang Alat Penangkap Petir (Lighting Protection)
Untuk Perlindungan berbagai perangkat dan alat listrik lainnya dari sambaran petir dalam skala yang lebih luas, seperti misalnya Proteksi suatu area kantor, Pabrik, Industri, dan sebagainya, sebaiknya di pasang alat penangkap petir (Ligthing Arrester).
6.Hindari Memasang Kawat Jemuran menempel di bagian rumah.
Jangan memasang atau menempelkan kawat jemuran yang berbahan konduktor pada tembok rumah, dinding, pagar, atau posisi lainnya yang dapat menyebabkan kawat akan menjadi media penghantar listrik dan mengalirkannya ke rumah atau ke benda lainnya di rumah anda, saat terjadi Sambaran petir.


Komentar
Posting Komentar